19.25

Aduh Malu Deh


Salah Konsultasi

Saya(Aditya Nur J.) ingin cerita ke teman-teman tentang pengalaman saya yang baru terjadi baru-baru ini, tepatnya sewaktu penyusunan KRS online tanggal 5 Agustus 2009 kemarin.


Tanggal 5 Agustus saya beserta kelompok PA kami sudah mengadakan perjanjian untuk konsultasi tentang KRS jam 8 pagi di sekretariat ilmu komputer. Di depan sekretariat kami menunggu dosen PA kami datang, anggota kelompok kami semuanya belum mengenal muka dosen PA kami. Kami hanya mengingatnya bahwa dosen PA kami memakai kerudung, karena sewaktu pengumuman siapa PA kami itu hanya ditampilkan foto PA kami sekilas saja. Di saat kami menunggu, ternyata ada kelompok lain yang ingin konsultasi dengan PA-nya juga yang sama-sama menunggu di depan sekretariat ilmu komputer.


Kurang lebih sekitar jam 8 lewat 5 menit, ada ibu yang berkerudung masuk ke sekretariat ilmu komputer, kami melihat dari luar jendela untuk memastikan itu dosen PA kami. Saat itu ibu yang berkerudung tersebut memanggil kami untuk masuk ke dalam. Dengan pasti kami masuk dan memperkenalkan diri. Setelah memperkenalkan diri kami memulai konsulatasi tentang KRS. Ibu tersebut memberitahukan bahwa dia tidak bisa lama-lama di sekretariat ilmu komputer, karena dia ada urusan sekitar jam 10 sedangkan KRS online baru bisa dilaksanakan jam 9 pagi, oleh karena itu dosen tersebut berpesan bahwa hasil print out KRS nya diletakan di lokernya saja sambil menunjuk ke arah lokernya. Di loker dosen tersebut tercantum nama-nama yang mempunyai loker, dan ibu tersebut menunjuk ke arah loker yang tercantum bukan nama dosen PA kami. Kami langsung bertanya ke ibu tersebut, untuk memastikan bahwa ibu tersebut adalah dosen PA kami. Dan ternyata ibu tersebut bukan dosen PA kami, melainkan dosen PA kelompok lain yang sedang menunggu bersama kami di luar sekretariat. Aduh........


Kami semua serentak malu dan tertawa. Hal ini benar-benar buat kami malu. Tetapi hal ini menjadi kenangan yang tidak bisa kami lupakan. Tapi dari kejadian ini kami menjadi mengenal dosen tersebut yang dikira dosen PA kami.

ADITYA NUR JOHANSYAH

19.20

Salah Konsultasi

Saya(Aditya Nur J.) ingin cerita ke teman-teman tentang pengalaman saya yang baru terjadi baru-baru ini, tepatnya sewaktu penyusunan KRS online tanggal 5 Agustus 2009 kemarin.

Tanggal 5 Agustus saya beserta kelompok PA kami sudah mengadakan perjanjian untuk konsultasi tentang KRS jam 8 pagi di sekretariat ilmu komputer. Di depan sekretariat kami menunggu dosen PA kami datang, anggota kelompok kami semuanya belum mengenal muka dosen PA kami. Kami hanya mengingatnya bahwa dosen PA kami memakai kerudung, karena sewaktu pengumuman siapa PA kami itu hanya ditampilkan foto PA kami sekilas saja. Di saat kami menunggu, ternyata ada kelompok lain yang ingin konsultasi dengan PA-nya juga yang sama-sama menunggu di depan sekretariat ilmu komputer.

Kurang lebih sekitar jam 8 lewat 5 menit, ada ibu yang berkerudung masuk ke sekretariat ilmu komputer, kami melihat dari luar jendela untuk memastikan itu dosen PA kami. Saat itu ibu yang berkerudung tersebut memanggil kami untuk masuk ke dalam. Dengan pasti kami masuk dan memperkenalkan diri. Setelah memperkenalkan diri kami memulai konsulatasi tentang KRS. Ibu tersebut memberitahukan bahwa dia tidak bisa lama-lama di sekretariat ilmu komputer, karena dia ada urusan sekitar jam 10 sedangkan KRS online baru bisa dilaksanakan jam 9 pagi, oleh karena itu dosen tersebut berpesan bahwa hasil print out KRS nya diletakan di lokernya saja sambil menunjuk ke arah lokernya. Di loker dosen tersebut tercantum nama-nama yang mempunyai loker, dan ibu tersebut menunjuk ke arah loker yang tercantum bukan nama dosen PA kami. Kami langsung bertanya ke ibu tersebut, untuk memastikan bahwa ibu tersebut adalah dosen PA kami. Dan ternyata ibu tersebut bukan dosen PA kami, melainkan dosen PA kelompok lain yang sedang menunggu bersama kami di luar sekretariat. Aduh........

Kami semua serentak malu dan tertawa. Hal ini benar-benar buat kami malu. Tetapi hal ini menjadi kenangan yang tidak bisa kami lupakan. Tapi dari kejadian ini kami menjadi mengenal dosen tersebut yang dikira dosen PA kami.

ADITYA NUR JOHANSYAH

00.26

Ninja Pendisk

Ninja Pendisk merupakan software gratis yang sangat berguna untuk menghapus virus yang menyebar melalui flashdisk seperti "autorun.inf" and "ctfmon.exe.
software ini akan otamatis bekerja jika anda menghubungkan flashdisk pada pc atau laptop anda.

Download Ninja Pendisk http://www.ziddu.com/download/5914862/ninja.exe.html

ninja screenshoot




















Selamat mencoba......












By : Abdul Qifli S. (Aly)


01.20

Report On Location: Perginya Mbah Surip

Yippiii....
Akhirnya gw posting juga di blog NetLogerz...
Maap ya buat para panitia en proxy serta temen2 yang sering posting. Bukan maksud hatiku untuk gak ikutan posting. Tapi apalah daya tak sempat waktuku. (Hehehe... sok sibuk beud dah gw =p)

Bermodalkan laptopnya si Aly, gw mau posting tentang kegiatan para Nertlogerz hari ini. Alhamdulillah atas berkat Rahmat Allah, para NetLogerz bisa juga ngumpul bareng proxy, nyaeta kak Ichonx en ka hidayat (yang pengennya dipanggil hyde ^^v). Tapi berhubung si Fulsi yang asalnya dari Bekasi dan bergigi serta bergusi lagi sakit, jadilah gak semuanya bisa ikut ngumpul. Belom lagi di tengah perjalanan si Ketua suku harus dipanggil Yang Maha Kuasa... Upz!! Dipanggil dosen PA maksudnya. hehehe... Piss daaannn.... ^^v

Ngpain sih kita hari ini?? (Duh, mau tau aja sih...)
Kita ngumpul buat bikin buku tugas plus papan kelompok serta.....
Ngegosipin Mbah Surip yang katanya jam 10 tadi pagi meninggal dunia. Gosipnya sih karena serangan jantung. Wuih,, langsung aja tuh NetLogerz mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang jasa-jasa Mbah Surip yang selalu menggendong kami kemana-mana.

"Selamat jalan Mbah.. jasamu akan selalu kami kenang, gendonganmu tak akan kami lupakan. Semoga engkau tetap bisa tertawa di alam sana.
I love you full mbah....
"

Lanjut lagi ke topik utama.

Bagi kami para NetLogerz, segala penugasan bukanlah punishment, melainkan pembelajaran. Bagaimana kami akhirnya bisa saling mengenal satu sama lain. Gak ada beban, bisa dilihat dari foto-foto di bawah ini yang penuh dengan keceriaan...





06.52

Sedikit Tentang Aikido


Di sini saya ingin bagi-bagi ilmu tentang aikido, mungkin banyak orang yang bertanya aikido itu sendiri apa. Saya sendiri masih belajar untuk memahami aikido itu sendiri apa. Untuk para sensei yang membaca ini mohon bimbingannya apabila ada kesalahan dalam tulisan ini. SALAM !!!


Aikido merupakan "seni" bela diri khas Jepang yang intinya meminjam dan menyalurkan tenaga lawan, untuk kemudian mengalirkannya, sehingga serangan yang datang dapat dinetralisasi dengan bantingan atau teknik kuncian.

Falsafah aikido adalah keseimbangan tenaga dan semangat atau roh. Ai berarti penyelarasan, integrasi, atau harmoni. Ki adalah pusat tenaga kehidupan dan spirit. Do berarti "jalan untuk membentuk keseimbangan antara fisik dan rohani atau pikiran".


Dasar gerakan aikido adalah pola sirkuler, yaitu lingkaran, konvergensi, atau pertemuan pada satu titik. Dalam mempelajari aikido, kita akan belajar tanpa mengenal batas karena tidak ada peringkat dalam ilmu bela diri ini. Yang ada hanyalah belajar menguasai waza atau teknik.


Meskipun memberlakukan tingkat Kyu dan Dan, aikido tidak selamanya menjamin seseorang lebih baik atau sebaliknya. Yang menjadi barometer adalah sampai seberapa jauh aikidoka atau praktisi aikido yang bersangkutan menguasai tekniknya.


Ada semacam tradisi dalam aikido, baik siswa tingkat kyu maupun dan selalu duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Artinya, semua teknik akan sama-sama dipelajari, baik di tingkat kyu maupun di tingkat dan.

Yang membedakan, barangkali, semakin tinggi tingkatannya, aikidoka mempunyai penguasaan teknik yang lebih baik. Sebab, diukur dari senioritasnya, tingkat yang lebih tinggi pasti lebih lama belajar dari pada tingkat di bawahnya.


Dalam pelatihan, sensei (guru) bertindak sebagai pembimbing. Dasar yang ditanamkan adalah ketekunan berlatih yang luar biasa - tidak ada motivasi untuk mengalahkan lawan. Karena itu aikido tidak pernah dipertandingkan, khususnya di Indonesia . Konon, di Jepang sekalipun, tak pernah ada semacam kompetisi aikido, kecuali embukai atau peragaan ilmu bela diri ini.


Aikido tidak mengajarkan teknik menyerang. Inilah bentuk bela diri yang defensif, yang lebih mengutamakan keindahan gerak. Tapi jangan dikira aikido tidak dapat dipergunakan secara keras. Lihat saja film-film Steven Seagal. Barangkali di situ ada keinginan menunjukkan bagaimana aikido dipergunakan sebagai bentuk beladiri yang keras.


Meski begitu, salah satu falsafah aikido adalah "aikidoka dan musuhnya sama-sama selamat". Memang, aikido merupakan seni bela diri yang bertujuan menjauhkan atau membuang kekerasan. Karena itu, aikido lebih mengutamakan penyelesaian "perkelahian" secara cepat.


Dalam praktek pelatihannya, ada empat pokok dasar waza, yaitu tachiwaza (teknik posisi sama-sama berdiri), suwariwaza (sama-sama duduk), hanmihamdachi (duduk melawan berdiri), dan kaeshiwaza (melakukan teknik dengan membuka serangan).


Inti aikido yang sebenarnya adalah "menguasai" spirit atau rohnya. Memahami spirit aikido sama sulitnya dengan menangkap air - bisa dirasakan tapi tak dapat digenggam. Perlu waktu sangat panjang, bahkan seumur hidup, untuk menguasainya. Karena itu, orang yang mempelajarinya tidak pernah mengenal batas akhir.


Ini adalah sikap kerendahan hati - karena pencarian hakikat aikido yang sebenarnya bukan diukur dengan tingkat. Tingkatan setinggi apapun masih merupakan bagian kulit luar dari tujuan aikido yang sebenarnya. Aikido mendidik manusia agar memahami kehidupan, diri sendiri, orang lain, dan alam semesta, dengan cinta kasih. Dengan kata lain, kehidupan ini patut dijaga dan dipelihara.


Karena itu, kepada praktisi aikido diajarkan dan ditekankan untuk tidak membunuh penjahat. Itulah falsafahnya. teknik-tekniknya merupakan netralisasi segala bentuk serangan, sekalipun serangan yang berbahaya.


Aditya Nur Johansyah

00.13

8 kebohongan yang sering dilakukan IBU


Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu !"


Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.


Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita?
Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..

Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.

Rizka_BlackWizard

17.08

Hikmah Sebuah Cobaan

Oleh: Vininta Ayudiana Fitriani

10 Juni 2009 - Hari yang naas-
Pagi tadi sekitar pukul 7.50,,aku pergi kuliah seperti biasa dengan mengendarai mobil.
Kebetulan aku tinggal di Cibanteng yang hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di IPB.
Sekedar info pagi ini aku responsi yang kehadirannya hrs 100% dan siangnya ujian praktikum Biologi...

Ketika 1km dari IPB,,tiba2 aku merasa mobil yang aku kendarai disenggol oleh motor dari sebelah kiri...
Aku tidak tahu bahwa ternyata setelah menyenggol mobilku,,wanita yang membonceng 2 anak (3thn & 5thn) dan TIDAK MEMAKAI HELM itu oleng dan jatuh...Ia dan anak yg 5thn hanya lecet2,,namun parahnya si anak yg 3thn kepalanya bocor krn terhempas dari motor..
MenurutQ,ibu itu IBU TERCEROBOH di dunia krn tidak mementingkan keselamatan anaknya dengan membiarkan duduk di motor tanpa pegangan dan sang kakak tidak juga menjaga adiknya..
Aku yang tidak tahu apa2,,dituduh yang tidak2 oleh warga setempat yang tidak melihat kejadian sesungguhnya..Aku disangka menjadi penyebab kecelakaan itu,,padahal MOTOR ITU SENDIRI YANG OLENG KARENA MENYENGGOL MOBILQ DAN TIDAK BERHELM !!!!
Fakta yang terjadi --> selalu mobil yang disalahkan walaupun motor yang salah..
Aku sampai dikira pelaku tabrak lari..Mobil Xenia menghadang mobilq dan memarah2iku krn dikira aku mau kabur pdhal aku pun tidak menyangka motor yg MENYENGGOL diriku akan terjatuh dan luka2...

Krn aku masih memiliki rasa kemanusiaan,, aku pun langsung membawa mereka ke rumah sakit karena takut si anak yg kepalanya bocor kehabisan darah..Pupus sudah kesempatanku untuk ikut responsi..

Aku yang GEMETAR karena saking paniknya (aku benar2 sendiri),,mencoba memotong kemacetan demi keselamatan anak itu...Aku jg heran aku bisa seberani dan setegar itu,,sedangkan dit4 du2k sblhku ada anak yg BERDARAH2...
Krn kemacetan tak terelakkan dan ditengah kegugupan dan kepanikanku yg amat luar biasa,,aku pun tidak sempat mengerem ketika di depanku ada sebuah truk tanpa bak yang tiba2 berhenti,,dan ternyata aku telah menabraknya..Truknya tdk apa2 namun mobilku penyok sangat PARAH...Aku mencoba tidak menghiraukan kerugian materiil ku,,yang terpenting hanyalah keselamatan anak itu..
Yang ada di kepalaku hanyalah aku tak ingin masalah ini masuk ke kepolisian dan aku tidak mau DIPENJARA krn aku tak bersalah...

Sesampainya di RS Dr.Katili mereka dibawa ke UGD,,tak lama kemudian "satu kampung" kerabat si pengendara motor datang ke RS..Ada ketua RT,,"algojo"(tampang preman,dgn kacamata hitam yg menyeramkan),keluarga2,dan

tetangga2 si Ibu dan anak2nya....

Tapi Alhamdulillah,,walaupun aku SENDIRI,,dan mereka SE-KAMPUNG,,aku bs menjelaskan du2k persoalan yg t'jadi dengan tenang krn aku tak salah,,walaupun mereka trs membela keluarganya...Tak ada seorang pun SAKSI yg bs membela aku...Namun dengan izin Allah yang Maha Adil,, keberanian,ketegaran,kedewasaan muncul dalam diriku secara tiba2...

Setelah terjadi pembicaraan secara kekeluargaan,,akhirnya kami sepakat untuk berdamai...Aku hrs menanggung biaya rmh sakitnya sampai rawat jalan selesai..Dua jam kemudian ternyata ibu yg tak mau disalahkan berikut kedua anaknya sdh boleh pulang (alhamdulillah Ya Allah tdk rawat inap yg bisa menelan jutaan rupiah)...

Akhirnya aku mengantar mereka pulang,kebetulan rumahnya tak jauh dari rumahku...Smg saja beneran secara damai,,tapi kalaupun hrs berurusan dgn pihak berwajib aku pun InsyaAllah siap karena mereka mgkin akan kalah sebab si Ibu tidak mempunyai SIM dan STNK motor,,helm pun tak ia kenakan....

Sekarang KTP ku msh ditahan pihak yg mengaku2 jd korban itu...Smg masalah ini dipermudah oleh Allah swt. Amiiin...Aku yakin insyaAllah setelah kesulitan maka akan ada kemudahan...

Smg ada hikmah dibalik peristiwa yg (JUJUR) bikin aku shock banget ...
Aku anggap musibah ini cobaan dari Allah dan PROSES PENDEWASAAN yg bisa membuat aq menjadi seseorang yang lebih baik,,kuat,,tabah,,tegar,,dan lebih hati2 dalam membawa kendaraan...

Sungguh peristiwa ini membuat ujian praktikum ku "agak" kacau...Konsentrasi hilang yg ada hanya sekelumit peristiwa tadi yg berputar2 mengelilingi otakku....

Oh Ya,,yg membuat aku kecewa....Ternyata suami dr si Ibu td itu tdk jujur!!!!
Dia sms seperti ini: "Mbak,klu temen saya yg tadi orangnya gemuk pake kacamata hitam nanyain biaya berobat,,bilang aja abisnya 800ribu soalnya saya bilangnya abis segitu"
Aku baru tau orang yg aku sebut "algojo" td ternyata bosnya (si Bapak seorang supir pribadi)
Wah orang ini berniat memeras bosnya nich....
Biaya RS sebenarnya hanya sebesar 366ribu,,tp dia ngaku2 800rb...WAH,,PEMBOHONG BESAR!!!....Disaat kyk gini sempet2nya meres orang...

Ya Allah sadarkanlah ia serta permudahlah urusan hamba....
Skrg yg aku bisa hamyalah memperbanyak muhasabah dan istighfar...
Smg Allah senantiasa melindungiku dan keluargaku...Amiiiiin....